Agenda Kegiatan : Seminar, Training, dll

Apabila Anda memiliki agenda kegiatan : seminar / training / pameran, silahkan posting di sini.

Tulis di komentar.

Peluang Usaha / Wirausaha / Kerja Sama

Silahkan memasang iklan gratis di sini, apabila Anda memiliki peluang usaha / wirausaha / kerjasama.
Tidak boleh yang berkaitan dengan MLM, penipuan, money game, dan sejenisnya.

Tulis di komentar.

Butuh/Cari – Barang/Jasa

Silahkan memasang iklan gratis, apabila Anda membutuhkan / sedang mencari barang / jasa.

Tulis di komentar.

Jual Barang / Jasa

Silahkan memasang iklan Anda (Jual Barang / Jasa).
Tidak boleh melakukan penipuan, penawaran MLM, Money Game, dan sejenisnya.

Tulis di komentar posting ini.

Closing on The Spot

“Closing on The Spot” maksudnya adalah begitu kita bertemu dengan client (buyer), maka kita harus bisa langsung closing pada saat itu juga, walaupun itu merupakan pertemuan kita yang pertama kali dengan si buyer.

Pada intinya, supaya kita bisa melakukan “Closing on The Spot”.
Kita harus menemukan
- Hot Button (kebutuhan / keinginan) dari si buyer.
- Temukan Decision Makernya.
- Besikan solusi yang tidak bisa ditolak untuk kebutuhan / keinginan si buyer (Penawaran yang Istimewa)
- Closing (minta booking fee) pada si buyer, saat itu juga.

Sales is Numbers Game

Penjualan itu dapat diibaratkan sebagai “Permainan Angka”.

Semisal bermain dadu.
Semakin sering kita melempar dadu, maka kemungkinan kita mendapatkan angka 6 (misal), maka akan semakin besar.
Jika kita melempar 5 kali, maka kita mungkin akan dapat 1 kali angka 6 keluar.
Jika kita melempar 50 kali, kita bisa mendapatkan 12 kali angka 6 keluar.

Hal ini logis.
Sama dengan penjualan.

Semakin banyak kita melakukan Aktivitas Pemasaran / Prospecting, maka…
Semakin banyak kita akan mendapatkan Database, maka…
Semakin banyak kita akan mendapatkan Prospek Buyer, maka…
Semakin banyak kita akan mendapatkan Warm dan Hot Buyer, maka…
Akhirnya semakin besar kemungkinan kita CLOSING (mendapatkan TRANSAKSI PENJUALAN).

Setiap aktivitas dan hasil, biasanya memiliki suatu ANGKA STATISTIK, yang dapat dijadikan acuan.
Semisal, untuk penyebaran proposal (dengan target yang terarah), setiap 100 proposal, kita akan mendapatkan Respon Incoming Call : 10 orang (10%).
Jika kita tidak mendapatkan respon sebanyak itu, maka ada yang salah dengan sistem pemilihan penerima atau pengirimannya.
Angka prosentase di atas hanya contoh saja.
Berbeda untuk setiap kondisi dan kegiatan.
Tetapi, setelah beberapa kali melakukan perhitungan dan analisa, kita akan dapat menyimpulkan ANGKA STATISTIK tersebut.
Dan angka tersebut dapat kita pakai sebagai acuan untuk aktivitas yang sama selanjutnya.

Beda : Marketing – Sales – SPG – 108

Seringkali Marketer pemula tidak mampu menempatkan posisinya.
Terjebak dengan pertanyaan-pertanyaan prospek, baik itu melalui telpon, pada saat pameran, pada saat bertemu, hingga pada saat follow up.
Setiap posisi memiliki fungsi, tugas, dan membutuhkan tingkat skill yang berbeda-beda (Marketer – Sales – SPG – 108).

Perbedaannya :
1) 108.
————
Penerangan.
Tugasnya, setiap prospek bertanya, melalui telpon, langsung memberikan jawaban.
Interaksi bersifat spontan, dan putus pada saat itu juga.
Marketing tidak dapat menggunakan konsep ini.
Karena tidak mendapatkan timbal balik apa pun dari prospek.

2) SPG
———–
Hampir sama dengan Sales.
Tugasnya menarik minat propek untuk melihat produk yang ditawarkan.
Sebisa mungkin merayu, hingga terjadi transaksi / closing on-the-spot.
Hubungan terputus, dan susah mendapatkan repeat order, karena customernya terus berbeda, dan tidak ada record data customer apa pun.

3) Sales
———-
Tugasnya melakukan transaksi seketika (closing on-the-spot).
Database prospek tercatat, tetapi belum di record dengan baik.
Follow up seringkali langsung kepada pokok bahasan “Kapan mau beli ?”.

4) Marketing
—————-
Tingkatan tertinggi.
Tugas dan skill yang diperlukan sangat kompleks.
Meliputi administrasi database pembeli, kemampuan bertanya dan menggali kebutuhan / keinginan customer, menjalin relatinship jangka panjang dengan database customer.
Berbagi perhatian : short-term (closing on-the-spot), sekaligus long-term (kemungkinan pembelian lebih banyak, referensi temannya, repeat order, dll)

Masukan, Kritik dan Pertanyaan

Bagi semua member The Professional yang punya Masukan, Kritik dan Pertanyaan mengenai semua hal yang terkait dengan The Professional, silahkan komentarnya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.